KEDAHSYATAN DO’A

Oleh: Prof. Dr. KH Miftah Faridl

Do’a adalah salah satu ajaran penting dalam Islam. Do’a merupakan salah satu cara untuk berkomunikasi dengan Allah dan sekaligus mentaqorubkan diri kepada Allah SWT. Allah mencintai orang-orang yang banyak berdo’a kepada Allah dan Allah murka kepada yang malas berdo’a. semakin banyak berdo’a kepada Allah semakin dekat dengaa Allah dan semakin dicintai oleh Allah.

Ciri mu’min yang baik itu banyak berdo’a kepada Allah dan banyak memberi kepada manusia. Do‘a bisa berfungsi sebagai bentuk kepasrahan kepada Allah untuk menghilangkan kesedihan, kesepian, kekecewaan, kemarahan, ketersinggungan, kebimbangan, kebingungan, keputusasaan bahkan sebagai obat stress dan depresi mental. Nabi SAW bersabda bahwa do’a itu  merupakan senjatanya orang yang beriman. Qodlo Allah tidak bisa dirubah kecuali dengan do’a.

Allah berfirman : wasta’mu bissobri wassolah: minta tolonglah kamu dengan sabar (usaha yang tekun) dan dengan do’a.

Allah SWT berjanji bahwa semua do’a hamba-hamba Allah itu akan dikabulkan oleh Allah SWT. Ud’mu Astajiblakum, berdo’alah kamu kepadaKu maka Aku akan kabulkan do’amu itu. Terkabulkannya do’a itu bisa kontan, tidak kontan tapi cepat ditangguhkan waktu setelah melalui proses yang mendukung terkabulnya doa’ tersebut, bisa sehari, dua hari, sebulan, dua bulan, satu tahun atau lebih. Atau do’a itu dikabulkannya dengan fakta dan bentuk anugerah yang lebih baik dan lebih berharga. Atau do’a itu dikabulkan dalam bentuk pahala besar di akherat. Yang pasti Allah tidak mungkin menyalahi janji dan Allah mustahil berbuat dzalim kepada hamba-hambanya.

Rasulullah SAW memberikan panduan kepada ummatnya agar dapat berdo’a dengan baik dan agar do’a mereka dikabulkan olah Allah SWT. Dalam menyampaikan beberapa kunci penting tentang do’a, antara lain sebagai berikut :

  1. Do’a yang paling baik adalah do’a di penghujung malam setelah sholat malam.
  2. Do’a yang paling baik adalah do’a setelah sholat fardlu.
  3. Do’a yang paling baik adalah do’a antara shalat dengan shalat.
  4. Do’a yang paling baik adalah do’a ketika sujud.
  5. Do’a yang paling baik adalah do’a diawali dengan Asmaul Husna.
  6. Do’a yang paling baik dengan yang diawali dengan Ismaul ‘Adzam.
  7. Do’a yang paling baik diawali dengan Tahmid, dengan Sholawat, dengan Istigfar.
  8. Do’a yang paling baik adalah seseorang untuk orang lain dan orang lain yang di do’akan tidak tahu dirinya sedang di do’akan.
  9. Berbaik sangkalah kepada Allah ketika berdo’a. Yakinlah bahwa do’a kita akan dikabulkan oleh Allah SWT.
  10. Hilangkan arogansi dan kesombongan ketika kita berdo’a kepada Allah SWT.
  11. Bersungguh-sungguhlah ketika berdo’a, jangan berdo’a memohon alternatif dan jangan berdo’a dengan mengancam dan jangan pula berdo’a untuk kejengkelan dan kecelakaan. Jangan berdo’a untuk dosa dan kecelakaan.
  12. Hantarkan dengan do’a dengan amalan shalih seperti infak, sodaqoh, dzikir, sholat malam dan lain-lain.
  13. Keluarkan suara ketika berdo’a dan jangan keras-keras suara ketika berdo’a.
  14. Diantara orang-orang yang do’a banyak dikabulkan oleh Allah SWT adalah pemimpin yang adil, pedagang yang jujur dan dermawan, orang miskin yang sabar dan tidak minta-minta, orang yang di dzalimi atau di fitnah, orang yang sedang shaum, orang-orang yang salih yang bersih hatinya dari penyakit-penyakit rohaniah seperti iri, hasad, sombong, riya, dll.
  15. Diantara tempat-tempat yang baik untuk berdo’a adalah do’a di tempat-tempat tertentu ketika ibadah Haji (Arafah, Mina, Muzdalifah, dll), di Masjidil Haram, di Masjid Nabawi, di Masjid-masjid yang ma’mum oleh sholat berjamaah.
  16. Diantara perbuatan-perbuatan yang dapat menghalangi terkabulkannya do’a ialah syirik menyekutukan Allah, ______ (Murtad) keluar dari Islam, memperoleh rizki dengan cara yang haram, melakukan _____, dosa besar.
  17. Diantara waktu-waktu yang do’a banyak dikabulkan ialah :

–          Ketika ibadah Haji atau Umrah.

–          Ketika sedang berjihad menegakkan agama Allah.

–          Ketika dalam perjalanan jauh di jalan yang diridloi Allah.

–          Ketika sedang berpuasa Romadlon atau malam harinya.

–          Tanggal 13-14-15 bulan Hijriah.

–          Hari Jum’at.

–          Di tempat-tempat yang suci yang terbatas dari dosa-dosa prilaku-prilaku____.

–          Jangan berdo’a kepada selain Allah.

  1. Semakin bersih dari dosa semakin besar peluang dikabulkannya do’a.
  2. Mintalah kepada orang-orang yang salih agar mereka mendo’akan.
  3. Jangan berdo’a kepada selain kepada Allah SWT.

 

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest
(5.0)
5/5
(5.0)
5/5
(5.0)
5/5